Aplikasi Chatting Yang Disukai Orang Indonesia

Data Bappenas terkini menyatakan bahwa jumlah penduduk Indonesia mencapai lebih dari 265 Juta jiwa. Dan menurut data terakhir dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) menyatakan bahwa pengguna internet di Indonesia mencapai lebih dari 145 Juta Jiwa, dimana 98% pengguna internet di Indonesia telah menggunakan aplikasi chatting dalam aktivitas ber-internet sehari-harinya.

Saat ini begitu banyak aplikasi chatting yang tersedia di apps/play store, berikut adalah aplikasi chatting yang paling disukai dan paling banyak digunakan oleh orang Indonesia :

WHATSAPP

Aplikasi chatting yang langsung terhubung ke Facebook ini adalah aplikasi chatting yang paling banyak digunakan oleh orang Indonesia. Facebook menyatakan telah memiliki tingkat penetrasi pengguna WhatsApp sebesar 85% untuk pengguna di Indonesia saja. Sudah dapat dipastikan aplikasi ini wajib ada di handphone orang Indonesia, penggunaannya pun semakin terlihat nyata dengan makin bertebarnya grup-grup WhatsApp dengan nama-nama khas Indonesia, mulai dari grup sekolah, grup keluarga, grup hobby, grup tetangga, grup alumni, dan lain sebagainya. Pengguna aplikasi chatting WhatsApp di dunia telah mencapai 5 Milyar pengguna (tahun 2020).

LINE

Aplikasi yang berasal dari Jepang ini adalah aplikasi pilihan ke-dua  bagi orang Indonesia. Bisa dibilang pengguna LINE kebanyakan adalah para millennials alias ABG dan para eksekutif muda yang ingin selalu up-dated dalam kesehariannya, karena selain chatting, pengguna LINE juga bisa membaca berita yang ada di fitur LINE TODAY yang terdapat di aplikasi ini.  Aplikasi ini juga disukai karena memiliki tampilan yang user friendly serta menyediakan berbagai sticker lucu yang membuat chatting semakin seru.  Semakin disukai pula karena LINE memanjakan para pecinta DRAMA KOREA , terutama para wanita Indonesia yang sedang gandrung memimpikan oppa-oppa mereka, senantiasa membuka aplikasi ini setiap hari.

TELEGRAM

Aplikasi ini dibesut sebagai salah satu layanan chatting yang memberikan keamanan paling tinggi dbandingkan dengan aplikasi chatting lainnya. Beberapa waktu yang lalu, aplikasi ini sempat terkena pemblokiran di Indonesia, tetapi kemudian malah semakin banyak digunakan oleh orang Indonesia untuk berkomunikasi. Salah satu penyebab aplikasi ini digandrungi di Indonesia adalah karena aplikasi chatting ini mampu menampung jumlah member yang fantastis. Ya, aplikasi chatting ini bisa mencapai ribuan member yang beraktivitas secara bersamaan dalam sebuah grup.  Aplikasi chatting Telegram banyak digunakan oleh orang Indonesia dalam memperbesar jumlah member / grup yang dibangun, misalnya member grup hobby ataupun komunitas tertentu, begitu pula untuk bisnis, aplikasi ini sudah banyak digunakan juga sebagai aplikasi chatting inside business.

Apakah akan ada aplikasi chatting besutan orang Indonesia dalam waktu dekat ini? Apakah millenials Indonesia hanya bisa menjadi pengguna aplikasi chatting saja? Kita tunggu khabar selanjutnya ya… (#satuide05102020).

Recent Articles

Para HR Perusahaan, jangan sembarangan rekrut pekerja

Dunia usaha saat ini menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang mumpuni & kreatif, alias KOMPETEN . SDM yang KOMPETEN sangat dirindukan oleh...

Manfaat Website Untuk Bisnis Anda

Berdasarkan data dari Google untuk pelaku UKM tahun 2019 bahwa kurang dari 30% bisnis di Indonesia yang sudah memiliki situs website sendiri,...

Apa Perbedaan Antara “Digital Marketing” dan “Online”?

"Digital Marketing" dan "Marketing online" adalah istilah yang sering membingungkan dan disalahgunakan. Bagi Anda yang bekerja di industri, terkadang bingung dan bertanya-tanya,...

Bagaimana YOUTUBE Dapat Membantu Bisnis Anda?

Segeralah mulai membuat kanal dan video produk/jasa yang Anda miliki dan up-load! Anda pasti akan mendapatkan hal-hal berikut :

Perbedaan Marketing Lawas versus Marketing Kekinian

Marketing Lawasiklan koran,flyer, brosur, dsbnya...iklan radio, tvBanner & balihoMarketing KekinianWebsiteMedia Social (FB-IG-LINE, dsbnya...)Vlog/BlogSEOSearch Engine MachineEmail Marketing Jika dulu...

Related Stories